Rabu, 25 Februari 2009

GURU LAHIR PEBRUARI

1. ITSNA MAULIDA,S.Pd

Guru yang santun ini dilahirkan di Kendal, 6 Pebruari 1984,......Ehm masih muda ya.....

Eit, tapi ia sudau bersuami beberapa bulan yang lalu di tahun 2008. Bahkan kini telah merasakan akibat dari perkawinannya...Ya, ia telah berbadan dua (sebentar,...ini belum valid sebab belum di USG, siapa tahu janinnya kembar. Dan kalo kembar berarti berbadan lebih dari dua dong....)

Perjalanan karirnya :
setelah lulus kuliah di jurusan Bimbingan dan Konseling, ia langsung bekerja di SMA 1 Rowosari pada tahun 2007. Dan kini masih aktif sebagai Guru BK di SMA 1 Rowosari Kendal.

Selamat buat Bu Itsna, semoga diberi kelancaran dalam kehamilannya, tidak macet seperti jalanan Ibukota.


2. PUJIONO, S.Pd

Guru nyentrik ini dilahirkan di Kendal, 16 Pebruari 1977. Penampilan yang menarik membuat banyak siswa mengidolakannya.

Di sisi lain tutur kata yang disampaikannya selalu tertata dengan baik sehingga membuat dirinya makin berwibawa di mata anak - anak (moga di mata bapak ibu guru ya pak...)

Ia mengawali karirnya di SMA 1 Rowosari pada tahun 2007 selepas menyelesaikan bangku kuliahnya. (jan - jane mahasiswa apa tukang kayu....koq meyelesaikan bangku...)

Dengan performance nyentrik, elegan dan berwibawa membuat ia sangat mudah diterima sebagai guru di SMA 1 Rowosari.

Oya... ia mengajar Seni Rupa sesuai dengan kualifikasi pendidikannya.
Selain di SMA 1 Rowosari, ia juga mengajar Seni Rupa di SMP 1 Rowosari.
Pada tahun ajaran 2008/2009, ia dipercaya menjadi Wali Kelas XI IPS 2 di SMA 1 Rowosari.

Untuk status : disamakan dengan Bu Itsna. Bedanya kalo Bu Itsna bersuami, kalo PAk Puji telah beristri pada tahun 2008.
Dan sekarang masih terus berdoa dan aktif berusaha untuk mendapatkan buah hati.



Kamis, 19 Februari 2009

TUHAN... Kau Mainkan Hatiku

Sebagai Guru PNS dengan golongan tidak tinggi, ternyata dibutuhkan satu lagi kompetensi yang tidak kalah penting dari 4 kompetensi guru yang sudah ada.

Kompetensi yang perlu ditambahkan adalah Kompetensi Anggaran Rumah Tangga.
Kompetensi ini sangat penting apalagi jika sudah melewati tanggal 10 di tiap bulannya.

Karena setelah tanggal itu, guru harus berpikir keras untuk mensiasati keuangan rumah tangga, maklum uang yang didapatkan pada awal bulan biasanya tiba - tiba habis sebelum tanggal 10.

Tapi tenanglah .... Tuhan pasti bersama orang- orang yang sabar.( ini firman Tuhan lho...)

Benar juga Firman Tuhan itu.
Kemarin di tengah bulan, pada suatu malam sebelum isya, kami kedatangan tamu yang memberitahukan bahwa ada tetangga yang opname, padahal pada saat bersamaan saya dan istri saya merencanakan besok sore akan besuk teman yang kecelakaan dan masih opname di RS dan sudah menghitung - hitung besarnya anggarannya. Tentunya sambil ngitung juga sisa uang yang ada.

Setelah tamu pergi, kami segera merevisi anggaran.....dan kata-kata yang kami sepakati adalah "Tenang...sabar, uang gampang dicari". Kata - kata ini sebenarnya sebagai bentuk ketidakberdayaan kami.

Sehabis Isya, murid lesku datang. Dan Alhamdulillah ia membayar les untuk bulan depan. Subhanallah.....

Esoknya di kantor (sekolah), tanpa saya duga ada teman yang memberi honor atas pekerjaan saya..................hati ini berbisik : Subhanallah..............

Esoknya lagi, Bu bendahara sekolah memberi honor tambahan lembur...............hati ini berteriak kencang : Subhanallah ...........................................................................................

Tuhan betapa Pemurahnya......Dikau
betapa hati ini haru biru..............
betapa indahnya hidup ini..............
betapa indah kau mainkan hatiku.................


......................Tuhan, maafkan.................................

Selasa, 17 Februari 2009

MURIDKU ...I Love You Full ...!

Menjelang hari kasih sayang (valentine), beberapa Guru menguji nyali...Eh maksudnya mengukur kualitas pembelajaran mereka dilihat dari Perhatian anak didik, antusiasme anak didik dan kebermaknaan materi yang disampaikan.

Kegiatan ini berupa menampung pendapat, masukan dan kritik dari anak didik dengan cara menuliskannnya pada selembar kertas yang disebut dengan Kertas Ungkapan Hati.

Dan..hasilnya Sungguh membuat beberapa guru kaget juga.
KOmplit, campur aduk rasanya...asem, kecut, miris, menyentuh dan jauh dari rasa manis.

Kesimpulan dari ungkapan hati anak didik adalah mereka tidak puas dengan apa yang diberikan oleh guru dalam pembelajaran. Pembelajaran yang berlangsung secara umum tidak menyenangkan dan membosankan bahkan lebih tragis lagi adalah menegangkan.

REFLEKSI
Melihat hasil semacam itu, maka Guru - guru tersebut layak dan harus segera berkaca/refleksi dan segera membenahi kualitas pembelajarannya......BERUBAH.

>>>>>>Power Rangers saja berubah apalagi Guru ya...<<<<<<<


Kelemahan Guru :
1. Terkadang sebagai guru, merasa bahwa metode, strategi dan model pembelajaran yang diberikan sudah baik.
2. Kurang memahami kondisi siswa dimana siswa. Kondisi siswa sebelum menerima materi adalah kosong dan belum mengetahui apa- apa sehingga butuh kesabaran guru dalam menyampaikan materi.
3. Guru masih menggunakan metode, strategi dan model pembelajaran yang sama/tidak bervariasi.
4. Guru tidak merencanakan pembelajaran.
5. Guru kurang terbuka untuk menerima kritik dari siswa terhadap pembelajarannya.

Namun sebenarnya di dalam hati setiap guru ingin segera membenahi kelemahan - kelemahan itu karena guru pada dasarnya menginginkan anak didiknya mendapatkan layanan yang terbaik.

Guru akan merasa senang jika anak didiknya lebih baik daripada guru itu sendiri.
Kasih sayang yang diberikan guru pada anak didiknya sebenarnya tak hingga...

dan percayalah di dasar hati guru yang terdalam terdapat kata - kata yang mengadopsi musisi Indonesia yang bernama Mbah Surip :
"Muridku.... I love You Full !"..................Hua ha ha ha.........